tentang saya

August 01, 2011

Berkah Ramadhan @simpati

Hari ini tadi, sebelumnya uda dapat bonus 500 sms gratis ke semua operator. Eh, sekarang dapet lagi bonus 10 Mb akses data. Jadi bingung gimana ngabisin nya. Tengkyu simpati. *bekson jingle "dari telkomsel. ."*

-----------------------
Sent from my Nokia E63 phone. Powered by Telkomsel.

July 19, 2011

Another So-Called Improvement

fesbuk kembali berulah !!!
err. .oke, kalimat pembukanya lebay banget.

ada yang aneh dengan tampilan fesbuk hari ini. yaah, saya siy gak tau sejak kapan tampilannya berubah, secara saya kan emang jarang fesbukan (secara jareee. .).

so jadi hari ini tampilan newsfeed fesbuk sedikit ada tambahan. online friends yang biasanya ada di sebelah kiri, sekarang secara default dibuatkan jendela khusus di sebelah kanan.

Default newsfeed yang sekarang. Online friends ada di jendela
sebelah kanan.

buat saya perubahan ini koq agak mengganggu ya. awalnya untuk sesaat saya pikir, "jadi sekarang ga bisa go offline gitu?" maklum, saya ni paling sering go offline saat mengakses fesbuk. pikiran sesaat saya itu kemudian saya tweet. eh ternyata ada beberapa orang yang ngerasain hal yang sama, merasa kalo perubahan fesbuk ini cukup mengganggu. tweet saya itu tadi di-RT dengan macem-macem tanggapan. ada yang bilang tampilannya sekarang mbulet. ada juga yang ngeluh, udah di-set offline koq masih aja ada yang tau lagi buka fesbuk.

untuk beberapa orang yang lebih suka go offline memang masih bisa "sembunyi". tinggal klik saja ikon gear di kanan bawah jendela chat, trus hilangkan centang di pilihan available to chat.

Let's go offline!!!

sudah selesai sampe disitu? sepertinya tidak.
setelah di set offline, ternyata jendela chatnya masih menampilkan beberapa teman. agak bingung juga saya. biasanya setelah memilih go offline kan langsung kosong tuh, tapi koq ini beda ya. apa ini yang dikeluhkan teman saya di twitter tadi, walaupun sudah offline tapi masih ketauan kalo lagi buka fesbuk. hmm. .

(doh, tadinya mo tampilin previewnya. tapi wifi lagi lemot banget inih.)

saya jadi mikir, apa mungkin ya para staf fesbuk di palo alto sana selalu dipaksa untuk bikin suatu pembaruan. sayangnya seringkali pembaruan itu tidak diamini oleh penggunanya. yah, biar kata kita gak suka, kita sebagai pengguna bisa apa coba. ingat kan bagaimana dulu orang-orang protes berat waktu berubahnya tampilan newsfeed dari tampilan lama ke tampilan yang sekarang. walopun dapet protes keras gitu (malah sempat ada grupnya) fesbuk anteng-anteng aja. paling mikirnya karena belum biasa aja kali. ntar juga lama-lama bisa menyesuaikan. dan emang iya siy, sekarang pasti udah pada familiar dengan newsfeed fesbuk. tampilan yang sekarang ini juga bakal jadi terbiasa suatu hari nanti. semoga.

May 28, 2011

Lagi-Lagi Tentang Bersyukur.

Allah hanya menyuruh kita untuk bersyukur atas semua nikmat pemberianNya.


dulu waktu saya berguru di padepokan 212, saya termasuk orang yang jarang bersyukur, malah lebih sering mengeluh. di sekeliling saya banyak teman-teman yang lebih. saya jadi lebih sering liat ke atas dan membandingkan keadaan saya. sepertinya kufur nikmat saya sudah kelewatan, sampe saya pun dipaksa untuk melihat lebih jauh lagi.

dan akhirnya saya tiba disini. di sebuah tempat dimana Allah memperlihatkan kepada saya betapa saya ini masih jauh lebih beruntung. masih banyak orang-orang yang keadaannya serba kekurangan.

okee. .ini yang pertama.
inget waktu di SD gak? kalo ada anak yang gak punya penghapus, biasanya dia bakal membuat penghapus alternatif dengan cara melilitkan karet gelang di ujung lain pensil yang tidak dipake menulis. lilitan karet gelang emang bisa dipake menghapus siy, tapi hasilnya kotor. masi inget teknik ala mac gyver ini kan? nah, kapan terakhir kali kamu liat ada anak yang menerapkan cara ini? sepuluh taun lalu? lima taun? saya masih melihatnya di tahun 2010! dan itu terjadi di tempat ini.

di waktu yang lain, tepatnya hari kamis 26 mei 2011 yang lalu. .saat itu saya sedang duduk dengan seorang teman. iseng-iseng saya bertanya kepadanya. .gimana, tugas gempanya sudah dikerjakan? belum, kata teman saya. loh, kenapa belum dikerjakan? saya nanya lagi. sambil tertawa cengengesan teman saya jawab, komputernya lagi sekolah, heheheee.
sebenarnya saya sudah paham dengan istilah "sekolah" di kota malang ini. tapi pada saat itu saya sama sekali gak menduga kalo makna "sekolah" itu yang dimaksud. jadi saya nanya lagi. .sekolah? maksudnya?. dan seperti sebelumnya, kali ini pun pertanyaan saya dia jawab dengan cengengesan. komputernya digadaikan, hehee. (red: istilah "sekolah" di malang sini berarti suatu barang itu sedang digadaikan. saya juga gak tau kenapa koq dibilang sekolah.)

saat itu saya langsung terdiam. .dada saya sesak. .kepala tiba-tiba pusing. reaksi kaget yang sangat hebat. seumur-umur saya gak pernah nginjak itu yang namanya pegadaian. nah, ini teman saya malah sudah menjadi nasabahnya dengan menggadaikan komputer, satu-satunya senjata untuk menyelesaikan tugas teknik gempa.

oya, pada saat itu ada satu teman lagi yang duduk bersama kami. dan dari obrolan mereka berdua, saya bisa menyimpulkan masalah gadai-menggadai ini sudah akrab dengan kehidupan mereka sehari-hari. mereka tau tempat-tempat gadai yang bisa memberikan harga tinggi.

dari obrolan itu juga saya bisa tau tujuan dia menggadaikan komputernya untuk daftar kkn. dari hasil gadai komputer itu dia dapat duit 400rbu. dalam hati saya mbatin. .ya Allaah, nanti kan masih ada urunan kelompok yang besarnya bisa sampe 700rbu, apa lagi yang mau dia gadaikan.

ada lagi teman saya yang lain. selain kuliah dia juga nyambi jadi guru les privat disana sini untuk bantu biaya kuliahnya. padahal ya, menurut saya menuntut disini tu uda sangat murah jika dibandingkan dengan tempat-tempat lain. bayangkan, untuk bisa dapet ilmu disini saja dia harus capek-capek ngajar lagi. gimana kalo dia kuliah di padepokan 212, bisa-bisa tiap hari jungkir balik dia.

yah, begitulah. kadang memang sebagai manusia kita sering lalai mensyukuri nikmat pemberian-Nya. tapi Allah selalu punya cara untuk menyadarkan kita betapa kita harus selalu bersyukur. masalahnya ada dalam diri kita, bisa gak kita menangkap cara-cara itu.